Powered By Blogger

Tuesday, 14 February 2012

Untung Isinya Bukan Kemasannya


Salah satu strategi perdagang yaitu ‘buatlah kemasan produkmu semenarik mungkin’. Strategi itu dilakukan untuk menarik konsumen agar membeli produknya. Penampilan fisik dari setiap produk sangatlah mendukung pada proses pemasaran. Produk akan lebih dipilih oleh pembeli ketika bentuk dari kemasan produk sangat menarik.
UNTUNG Tuhan Semesta Alam tidak menggunakan teori itu. Tuhan Semesta Alam menggunakan teori ‘pemilihan didasarkan pada kemurnian isi (hati), bukan pada kenampakan fisiknya’. Semoga kita dapat bersyukur kepada-Nya disetiap saat. 

Pilihan terbaik dari Tuhan Semesta Alam untuk Manusia


“KESAL” merupakan salah satu kata yang digunakan untuk mengekspresikan ketidak tepatan antara kenyataan dan harapan. Hal tersebut kerap kali terjadi kepada setiap individu. Mereka menganggap bahwa setiap kejadian di dunia ini akan membahagikan dirinya ketika angan-angan yang diharapkan (doa) terkabulkan oleh-Nya.kebanyakan orang mengganggap bahwa kenampakan fisik dari terkabulnya doa merupakan standar dari realisasi doa kepada-Nya. Jika kenampakan fisiknya tidak sesuai yang diinginkan berarti mereka menganggap doanya belum terkabul, bahkan ada juga yang menganggap doanya tidak terkabul. Dari pemikiran itulah maka timbul yang namanya ‘KESAL’.
Tuhan Semesta Alam itu akan memelihara langit, bumi, dan diantaranya. Oleh sebabitulah kenapa kita harus kesal terhadap suatu keadaan. Hal tersebut tidak perlu kita lakukan karena realisasi dari keadaan sekarang merupakan keadaan terbaik dari mata Tuhan Semesta Alam.Semoga kita menjadi makhluknya-Nya yang selalu bersyukur disetiap keadaan.
‘Bahagia di atas nikmatnya bararti bersyukur’
‘Bahagia di atas penderitaan berarti sabar’

Apakah benar manusia tercipta dari perselingkuhan Malaikat dan Iblis ya?


Hingga saat ini makhluk ciptaan Tuhan Semesta Alam paling sempurna adalah manusia. Manusia masih menempati peringkat utama dari makhluk-makhluk Tuhan lainnya seperti malaikat, iblis, hewan dan lain-lain. Hal tersebut diakibatkan oleh adanya karunia-Nya yang hingga saat ini terkadang dilalaikan oleh manusia untuk bersyukur. Hal yang dimaksud adalah akal pikiran dan nafsu.
Kedudukan tertinggi dari manusia adalah ketika standarnya melebihi standar malaikat. Malaikat merupakan salah satu mahluk ciptaan-Nya yang selalu sujud dan rukuk kepada-Nya. Ibarat kata kehidupan malaikat bak ikan di dalam air. Tanpa air tersebut ikat tak akan dapat hidup (Jalaluddin Rumi). Sebagai makhluk-Nya, manusia ternyata deberi kesempatan untuk berada di tingkat seperti itu. Namun sebaliknya, manusia juga dapat berada diposisi yang paling rendah, bahkan lebih rendah daripada hewan, kapan hal itu terjadi ?. Hal itu terjadi ketika koneksi antara akal pikiran dan hati kita terputus, akibatnya sifat iblis yang menguasai tubuh kita yaitu nafsu. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang disayangi Tuhan Semesta Alam, sehingga kita tak pernah tersesat dikala kabut iblis menghalangi kita disetiap rambu-rambu yang telah dipasang oleh kekasih-Nya.

Thursday, 9 February 2012

On Line-nya hati dan pikiran kita


Kata mabuk selalu dikaitkan dengan minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang, walaupun terkadang tidak juga semua orang memandang hal tersebut. Namun, setidaknya setiap orang tidak menyadari bahwa mabuk itu merupakan suatu hal yang sangat dekat dengan kita. Semua orang pasti jarang sekali sadar akan kedatangan mabuk. Hal tersebut dikarenakan masih terbelenggunya lingkaran pikiran kita akan kata-kata mabuk. Kata mabuk akan dipandang sangat berbahaya jika pengertiannya adalah ‘akibat dari tertutupnya tali antara hati dan pikiran kita oleh sifat-sifat syetan’.
Penutupan hati kita oleh syetan, mengakibatkan mendegnya koneksi antara hati dan pikiran, sehingga apabila kita dalam keadaan mabuk, setiap perbuatan tercela akan diupayakan semaksimal mungkin padahal hal tersebut tidak dibenarkan oleh hati kita. Oleh sebab itulah, dalam keadaan sadar atau tidak sadar kita sebenarnya dekat sekali dengan hal-hal seperti mabuk. Semoga Tuhan Semesta Alam selalu menjaga koneksi hati dan pikiran kita agar selalu On Line.