Powered By Blogger

Wednesday, 2 May 2012

‘Adakah Jalur Alternatif menuju surga ya?’


Sadarkah kamu kalau bumi itu pernah menjadi tempat rehabilitasi termegah umat manusia? Dan tahukah mengapa demikian?, Jika belum tahu juga jawabnnya, maka mari berimajinasi sejenak tentang manusia pertama yang ada di dunia ini yaitu Adam as dan siti hawa. Pada mulanya keduanya bahagia tinggal di dalam surga namun suatu ketika keduanya melanggar larangan-Nya, akibat dari peristiwa itulah keduanya diturunkan ke Bumi. Keduanya diberi amanah untuk tetap beriman, saling berbagi, berbuat kebajikan serta percaya akan adanya hari akhir.
Dari penggalan cerita yang sangat pendek di atas maka ‘Apakah kita cukup kuat untuk mempunyai kesombongan kepada-Nya, padahal kita terlahir di dunia ini berawal dari kehinaan dan mempunyai silsilah kesalahan pada masa lalu?’ padahal kita masih diberi amanah dari-Nya hingga hari akhir nanti. Amanah tersebut merupakan rambu-rambu yang akan menghubungkan antara bumi dan pintu surga. Jika kita tetap menaati peraturan-peratura tersebut, harapannya adalah kita dapat kembali lagi seperti nenek moyang kita dahulu yang berawal dari surga. Namun perlu diingat juga, amanah yang pertama yaitu keiimanan. Untuk amanah yang satu ini, kita hanya mampu menjaganya, karena keimanan kita dapat diibaratkan sebagai api kecil. Kadang si api tenang, kadang juga si api hampir pada, karena tertiup angin. Pemilik api itulah yang akan selalu menjaga dengan baik si api kecil itu.
Oleh sebab itulah mari kita tetap berdoa agar si api kecil yang ada di hati kita tetap terjaga oleh-Nya, sehingga kita tetap dijalur serta patuh terhadap rambu-rambu-Nya.