Powered By Blogger

Sunday, 23 June 2019

"Rahasia" Ilmuan Muslim


Sebagai salah satu negara dengan mayoritas penduduknya yang muslim tentu kita patut bersyukur bahwa negara Indonesia ini juga mempunyai banyak sekali ilmuan yang mempelajari fenomena - fenomena alam semesta. Namun pertanyaan yang mendasar yaitu kenapa karya para ilmuan muslim di negara ini belum seperti ilmuan-ilmuan muslim pada masa itu (masa dimana ilmu pengetahuan yang lahir di zaman kejayaan umat muslim). Pada zaman kejayaan islam, ilmu pengetahuan yang lahir dari ilmuan muslim menjadi rujukan semua ilmuan dunia bahkan menjadi aset penting suatu negara yang menjadikan kebaikan dan kemakmuran bagi semua penduduk negara tersebut. 
Jika kita amati lebih mendalam, para ilmuan muslim sebagian besar adalah penghafal Al-Qur'an. Terus apa hubungannya?, saya pun mencoba untuk menebak dan mencari tahu. Bagaimana sih kira - kira keterkainnya antara Al-Qur'an dan ilmu pengetahuan. Setelah diamati dan ditelusuri ternyata hal yang paling kecil saja, seperti 'membaca ayat - ayat dalam Al-Qur'an' dapat dijadikan contoh dan diterapkan oleh para ilmuan muslim pada masa itu untuk mempelajari sistematika research. Pertanyaan selanjutnya adalah "Loh, apa hubungannya antara membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan sistematika research?. Jika kita telaah lagi lebih dalam, ternyata memang benar, kita didalam membaca ayat-ayat Allah dan setiap surat tidak boleh loncat-loncat, harus menyeluruh dan komprehensif, sehingga mampu diaplikasikan menjadi amalan-amalan yang baik dan berguna bagi masyarakat sekitar. Begitu juga research, jika kita sabar dan melewati tahapan-tahapan yang ada InsyaAllah kualitas research kita akan sangat bermanfaat bagi kita dan bagi umat manusia, karena telah sejalan dengan ajaran Al-Qur'an. InsyaAllah.

So, bagaimana jadinya jika para scientist di Indonesia semuanya penghafal dan pengamal Al-Qur'an?

DUA DIMENSI ATAU SATU DIMENSI?


                Pernakah Anda berfikir sejenak dengan bentuk-bentuk bangun dua dimensi (2D) di atas?. Pelajaran Apa yang Anda ambil setelah mendapatkan materi ini dari guru-guru TK Anda waktu taman kanak-kanak[1]. Sebagian besar pasti tidak pernah berfikir bahwa disetiap bangun tersebut terdapat satu persamaan yang paling mendasar. Sebagian besar orang mengganggap bahwa pelajaran bangun ruang 2D hanyalah salah satu mata pelajaran yang harus ditempuh agar bisa naik ke kelas selanjutnya. Pernahkah Anda berfikir bahwa diantara perbedaan bangun tersebut HANYA mempunyai SATU TITIK KESETIMBANGAN?. Satu titik tersebut secara alamiah (sunatullah) dikelilingi oleh titik titik yang membentuk bangun 2D tersebut.
ILMU KESETIMBANGAN (KETENANGAN) ITULAH selalu BERSUMBER DARI SATU YAITU TUHAN SEMESTA ALAM



[1] Jika Anda mengalami Fasa Taman Kanak-Kanak. Jika tidak, pasti Anda kenal bentuk-bentuk bangun 2D sewaktu belajar di Sekolah Dasar.