Powered By Blogger

Sunday, 8 April 2012

Apa Jadinya Kalau Kita Menghitung Mundur Umur Kita


Pernahkah Kita Menghitung Mundur Umur Kita?. Umur atau usia setiap tahunnya akan semakin bertambah, dari mulai dihitung dengan satuan hari, bulan (biasanya untuk bayi), dan tahun (satuan usia setelah melewati 1 tahun kelahiran). Bergantinya tahun sebanding dengan bertambahnya umur kita. Banyak diantara kita selalu merayakan bertambahnya umur kita setiap tahun, dari pesta yang sederhana hingga paling meriah. Namun, Apakah ada yang Berubah Setelah Perayaan Itu? . Kebahagiaan, keceriaan,harapan-harapan, doa-doa baik serta hadiah pasti didapat dalam perayaan itu. Namun, apa jadinya kalau kita menghitung terbalik/mundur umur kita, atau dengan kata lain ‘kita mengingat sisa standar umur yang manusia miliki?’. Misalnya Jika Usia Anda sekarang 23 tahun, maka yang diingat adalah ada sisa umur 40 tahun (dari standar manusia 63 tahun). Jika proses tersebut terfikirkan maka proses instropeksi diri lah yang akan menjadikan kita lebih baik lagi, serta memanfaatkan sebaik mungkin di sisa umur kita. Tidak hanya Kebahagiaan, keceriaan,harapan-harapan, doa-doa baik serta hadiah yang kita peroleh, namun pemahaman hidup kita akan semakin mantap.
Apakah Anda Punya Pandangan yang Berbeda dengan Betambahnya Umur?

Friday, 6 April 2012

Kedewasaan Tingkat Tinggi


Setiap orang pasti mempunyai makna tersendiri akan istilah ‘kedewasaan’. Ada sebagian yang menganggap kedewasaan marupakan suatu tatanan perkembangan otak dan perilaku manusia yang telah mencapai taraf pemahaman batin, sehingga berimbas pada kemampuan penalaran dan munculnya sifat kehati-hatian dalam melakukan sesuatu. Akibatnya adalah orang tersebut akan mengetahui dan menyadari akan kepentingan individu dan kepentingan orang lain. Kedua sifat tersebut akan diperlakukan sewajarnya ketika kita telah beranjak dewasa. Kita akan tahu, kapan harus memakai kedua sifat tersebut. Kedua sifat tersebut sebenarnya sudah melekat erat dengan tubuh manusia, hanya saja dominansi atau kecenderungannya tergantung dari lingkungan yang mengajarinya. Selama lingkungannya mengajari keseimbangan antara kedua sifat tersebut, maka tingkat pemahaman serta sifat kedewasaan orang tersebut akan semakin baik. Penjelasan diatas merupakan salah satu pemahaman tingkat kedewasaan yang paling sederhana.
Taukah kamu kalau ada pemahaman ‘kedewasaan tingkat tinggi?’
Pemahaman kedewasaan tingakat tinggi berawal dari pertanyaan-pertanyaan sederhana yaitu ‘Saya itu Siapa?’, ‘Untuk apa kita Hidup?’ dan ‘Untuk Apa kita Hidup?’. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, dibutuhkan suatu rambu-rambu dimana rambu-rambu tersebut yang akan menuntun langkah kita untuk menuju jawaban-jawaban yang kita maksud.
Tuhan Semesta Alam telah mempermudah diri kita untuk menemukan jawaban tersebut, karena Dia telah mengutus orang-orang pilihannya (misalnya Nabi) untuk membabat hutan (istilah gelapnya zaman jahiliah/kebodohan) untuk membuatkan jalan serta pemasangkan rambu-rambunya disetiap tikungan iblis (syeitan). Godaan akan bermunculan ketika manusia berada di tikungan iblis, apakah kita akan terlena mengikutinya ataukah kita akan bertahan dijalan-Nya.
Pemahaman rambu-rambu ini biasa orang awam sebut ‘Mematuhi perintah-Nya serta Menjauhi Larangan-Nya’. Jika pelaksanaan setiap rambu-rambu tersebut dapat berjalan dengan sebaik mungkin maka kita telah mencoba untuk menjadi manusia dengan tingkat kedewasaan paling tinggi.
Sekarang apa Makna Kedewasaan Menurut Anda?

Saturday, 24 March 2012

Anjing, Babi, Jancuk, Matamu, apalagi ya?


ANJING, merupakan salah satu dari kata umpatan yang sering terdengar dari masyarakat Indonesia. Terciptanya umpatan ANJING dimungkinkan karena anjing salah satu hewan najis bagi kaum muslim, adapun kata yang lain yaitu BABI. Lalu bagaimana dengan nasib JANGKRIK dan kata-kata umpatan lain seperti MATAMU, RAIMU, ANCUK. Kata-kata itu akan dianggap sebagai salah satu umpatan ketika kontrol hati kita sedang dikendalikan oleh syetan. Sifat syeitan tersebut akan membaur dalam makna yang kita ucapkan tersebut, dampaknya adalah kemarahan serta permusuhan. Namun sebaliknya jika kita control hati kita dengan cinta, pastilah kata-kata tersebut akan bermakna indah dan menjadi pelajaran-pelajaran yang sangat berarti dalam hidup kita.
Pernahkah Anda melihat keakraban dua orang manusia ketika diantara keduanya menyebutkan kata ANJING pada saat bertemu sapa.
Orang 1                                : Anjing, sekarang bagaimana kabar mu?
Orang 2                                : Alkhamdulillah sehat.
Keduanyapun melanjutkan percakapan mereka.
Betapa indah bukan keadaan dua instan tersebut. Keduanya sudah bertahun-tahun tidak pernah bertegur sapa karena kesibukannya masing-masing. Itu tandanya tidak semua kata umpatan bermakna umpatan bahkan semuanya akan bermakna indah ketika hati kita dikontrol oleh cinta-Nya.
‘Seburuk-buruk kata akan bermakna indah ketika hati ini telah dikontrol oleh cinta-Nya, bagaimana jadinya kalau kata-kata indah yang terucapkan dari mulut kita?’

Tuesday, 14 February 2012

Untung Isinya Bukan Kemasannya


Salah satu strategi perdagang yaitu ‘buatlah kemasan produkmu semenarik mungkin’. Strategi itu dilakukan untuk menarik konsumen agar membeli produknya. Penampilan fisik dari setiap produk sangatlah mendukung pada proses pemasaran. Produk akan lebih dipilih oleh pembeli ketika bentuk dari kemasan produk sangat menarik.
UNTUNG Tuhan Semesta Alam tidak menggunakan teori itu. Tuhan Semesta Alam menggunakan teori ‘pemilihan didasarkan pada kemurnian isi (hati), bukan pada kenampakan fisiknya’. Semoga kita dapat bersyukur kepada-Nya disetiap saat. 

Pilihan terbaik dari Tuhan Semesta Alam untuk Manusia


“KESAL” merupakan salah satu kata yang digunakan untuk mengekspresikan ketidak tepatan antara kenyataan dan harapan. Hal tersebut kerap kali terjadi kepada setiap individu. Mereka menganggap bahwa setiap kejadian di dunia ini akan membahagikan dirinya ketika angan-angan yang diharapkan (doa) terkabulkan oleh-Nya.kebanyakan orang mengganggap bahwa kenampakan fisik dari terkabulnya doa merupakan standar dari realisasi doa kepada-Nya. Jika kenampakan fisiknya tidak sesuai yang diinginkan berarti mereka menganggap doanya belum terkabul, bahkan ada juga yang menganggap doanya tidak terkabul. Dari pemikiran itulah maka timbul yang namanya ‘KESAL’.
Tuhan Semesta Alam itu akan memelihara langit, bumi, dan diantaranya. Oleh sebabitulah kenapa kita harus kesal terhadap suatu keadaan. Hal tersebut tidak perlu kita lakukan karena realisasi dari keadaan sekarang merupakan keadaan terbaik dari mata Tuhan Semesta Alam.Semoga kita menjadi makhluknya-Nya yang selalu bersyukur disetiap keadaan.
‘Bahagia di atas nikmatnya bararti bersyukur’
‘Bahagia di atas penderitaan berarti sabar’

Apakah benar manusia tercipta dari perselingkuhan Malaikat dan Iblis ya?


Hingga saat ini makhluk ciptaan Tuhan Semesta Alam paling sempurna adalah manusia. Manusia masih menempati peringkat utama dari makhluk-makhluk Tuhan lainnya seperti malaikat, iblis, hewan dan lain-lain. Hal tersebut diakibatkan oleh adanya karunia-Nya yang hingga saat ini terkadang dilalaikan oleh manusia untuk bersyukur. Hal yang dimaksud adalah akal pikiran dan nafsu.
Kedudukan tertinggi dari manusia adalah ketika standarnya melebihi standar malaikat. Malaikat merupakan salah satu mahluk ciptaan-Nya yang selalu sujud dan rukuk kepada-Nya. Ibarat kata kehidupan malaikat bak ikan di dalam air. Tanpa air tersebut ikat tak akan dapat hidup (Jalaluddin Rumi). Sebagai makhluk-Nya, manusia ternyata deberi kesempatan untuk berada di tingkat seperti itu. Namun sebaliknya, manusia juga dapat berada diposisi yang paling rendah, bahkan lebih rendah daripada hewan, kapan hal itu terjadi ?. Hal itu terjadi ketika koneksi antara akal pikiran dan hati kita terputus, akibatnya sifat iblis yang menguasai tubuh kita yaitu nafsu. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang disayangi Tuhan Semesta Alam, sehingga kita tak pernah tersesat dikala kabut iblis menghalangi kita disetiap rambu-rambu yang telah dipasang oleh kekasih-Nya.

Thursday, 9 February 2012

On Line-nya hati dan pikiran kita


Kata mabuk selalu dikaitkan dengan minum-minuman keras dan obat-obatan terlarang, walaupun terkadang tidak juga semua orang memandang hal tersebut. Namun, setidaknya setiap orang tidak menyadari bahwa mabuk itu merupakan suatu hal yang sangat dekat dengan kita. Semua orang pasti jarang sekali sadar akan kedatangan mabuk. Hal tersebut dikarenakan masih terbelenggunya lingkaran pikiran kita akan kata-kata mabuk. Kata mabuk akan dipandang sangat berbahaya jika pengertiannya adalah ‘akibat dari tertutupnya tali antara hati dan pikiran kita oleh sifat-sifat syetan’.
Penutupan hati kita oleh syetan, mengakibatkan mendegnya koneksi antara hati dan pikiran, sehingga apabila kita dalam keadaan mabuk, setiap perbuatan tercela akan diupayakan semaksimal mungkin padahal hal tersebut tidak dibenarkan oleh hati kita. Oleh sebab itulah, dalam keadaan sadar atau tidak sadar kita sebenarnya dekat sekali dengan hal-hal seperti mabuk. Semoga Tuhan Semesta Alam selalu menjaga koneksi hati dan pikiran kita agar selalu On Line.