Iman adalah (n) 1. kepercayaan (yang berkenaan dengan agama) kepada Allah, Nabi, kitab
suci; 2. ketetapan hati; keteguhan
batin; ke-seimbangan batin (Kamus Besar
Bahasa Indonesia). Jika kata iman di bubuhi awalan ke-, maka akan menjadi keimanan. Keimanan (n) adalah
keyakinan; ketetapan hati; keteguhan hati (Kamus
Besar Bahasa Indonesia).
Pengertian di atas bersifat abstrak, sehingga
sebagian dari kita tidak dapat mengukur banyak, sedikit, tebal, tipisnya iman
kita. Kita hanya mampu merasakan ketenangan ketika iman kita sedang berada pada
puncak tertinggi. Efek ke tubuh kita adalah kita merasa bahagia dan selalu
mensyukuri apa saja yang kita miliki. Iman bersifat fluktuatif, kadang berada
di atas, kadang juga berada dibawah, tergantung ketahanan kita untuk menahan
hembusan cobaan dari yang punya iman yaitu Tuhan Semesta Alam.
Api lilin merupakan salah satu perumpamaaan yang
tepat untuk menggambarkan betapa lemahnya keimanan kita. Kita tidak punya hak
sama sekali untuk mengatur kapan api kita menyala dengan terang. Kita hanya
bisa mampu untuk berdoa agar nyala api tetap bertahan walaupun itu sangat kecil
kuantitasnya ketika hembusan angin dari pemilik api menerpa. Kita juga tidak
mempunyai hak untuk menyalakan atau memadamkan api kecil tersebut. (Agamaku-Agamaku,
Agamamu-Agamamu).
Mari tetap berdoa, agar Tuhan Semesta Alam tetap
mempertahankan nyala api, walaupun sangat kecil dan kita mampu berjalan di
kegelapan dan kerasnya dunia ini.

No comments:
Post a Comment