Saturday, 17 September 2011
Pernahkah kita Belajar Kehidupan dari ‘sistem koordinat kartesius’?
Jika titik A adalah titik awal dari sistemn koordinat kartesius, maka sumbu x,y dan z adalah jarak yang akan memproyeksikan titik-titik dari A yaitu a1, a2, dan a3 untuk menduduki dimensi ruang dan waktu dari sebuah kehudupan system koordinat kartesius.
Jika dianggap bahwa titik a1, a2 dan a3 selalu berada diantara x, y dan z, maka akan diperoleh rumus:
1/a1, 1/a2 dan 1/a3
Nilai ketiganya akan samadengan 1 (satu) ketika a1=x, a2=y dan a3=z. Semakin banyak kita mendefinisikan angka a1, a2 dan a3 dari titik awal yaitu A, maka akan semakin dekat pula dengan angka 1 (satu).
Jika seorang bayi yang baru lahir diposisikan sebagai A, maka a1, a2 dan a3 adalah proyeksi perjalanan sang bayi di dalam ruang dan waktu. Didalam perjalanannya sang bayi akan menemukan nilai a1, a2 dan a3. Nilai-nilai dari a1, a2 dan a3 akan diberikan oleh Tuhan ketika sang bayi berfikir untuk setiap masalah-masalah yang dihadapi selama menempuh sumbu x, y dan z. Jika hal tersebut dimengerti, maka nilai dari a1, a2 dan a3 dapat diproyeksikan sebagai nilai-nilai yang akan membawa sang bayi akan hakikat dari angka 1 (satu). Semakin mendekati nilai a1, a2 dan a3 dengan x, y dan z, maka semakin dekat pula posisi A dengan angka 1 (satu) yaitu ‘Tuhan Semesta Alam’.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment