Semarang, 11
Juli 2014. Di hari ini tercatat tulisanku yang pertama ditahun 2014. Entah
mengapa begitu lama dan begitu susah untuk memulai kembali untuk menulis,
padahal dengan menulis aku akan merasa bebas-sebebasnya. Betapa banyak isi otak
ini untukku ungkapkan kedalam suatu tulisan. Jujur aku bingung harus mulai
darimana aku akan bercerita tentang semua pokok bahasan yang akan aku torehkan
pada kesempatan pertama ini, karena ditahun ini aku punya banyak cerita dari
mulai aku bekerja menjadi abdi Negara yang membuat mimpiku semakin jelas di
dapan mata untuk bisa belajar hingga keluar Negeri, berjuang untuk wanita yang
telah aku pilih, ikut menentukan pemimpin Bangsa pelaut handal pada zamannya
yang kini telah lupa akan perairannya, hingga urusan umat islam di belahan bumi
timur tengah yang sedang berjuang atas nama Tuhan Semesta Alam.
Teriknya panas
hari ini aku lalui dari kota serpong, Tangerang Selatan – Semarang demi bertemu
dengan semua anggota keluargaku yang sedang mendoaakan sang pemimpin masa depan
Bangsa Indonesia yaitu keponakan pertama aku agar selalu dalam lindungannya.
Tak kan pernah
ada seseorang sekuat kakakku di dunia. Dia sangat tenang hari ini, walaupun aku
yakin dalam hatinya pasti bergejolak tangis yang sangat mendalam tapibegitulah
kakaku. Alkhamdulillah dia tetap tenang walaupun mendapatkan ujian yang begitu
dahsyat dari Tuhan Semesta Alam. Aku yakin 100% semuanya akan bergerak menuju
ridhomu dan keikhlasanmu untuk mengangkat semua ujian yang Engkau berikan.
Amin, amin, amin.
Sesampainya di
ruang 305, aku meihat keponakanku yang super tangguh itu sudah tertidur pulas.
Doa terindah pasti aku lantunkan untukmu Nak, semoga Allah selalu melindungi
melalui malaikat-malaikat yang diberi mandat untuk menjagamu hingga besar nanti.
Tak terasa
sudah hampir jam 12 malam, dengan mengucapkan ‘Selamat tidur Komandan Cantik’, aku akhiri tulisan ini, terimakasih
untuk semua ilmu kasih sayang yang engkau ajarkan ke aku. Tak kan ku sia-sia
kan usiaku di bumi ini untuk membahagiakan semua orang yang aku sayangi.
Terimakasih.
Alfan.arbianto,
2014

No comments:
Post a Comment