Salah satu anjuran Tuhan kepada manusia adalah berbuat ‘kebajikan’. Sesuai dengan kamus besar bahasa Indonesia, kata ‘kebajikan’ berasal dari kata ‘bajik’ yang mempunyai makna sesuatu yang mendatangkan kebaikan ataupun perbuatan baik. Dalam istilah ‘jawa’ kita mengenal kata ‘becik’. Kata ‘becik’ pun mempunyai arti baik. Dalam bahasa arab dikenal dengan (‘hasanun’, ‘khoir’, ‘thoyyibun’, ‘thoiyyibun’)*. Dalam kamus ‘Oxford’ kata ‘baik’ mempunyai kesetaraan dengan kata-kata seperti good, fine, kind. Dalam kaitannya dengan sifat perbuatan biasanya dipakai kata ‘kind’. kind mempunyai pengertian ‘(somebody or something) showing concern about the happiness and feelings of others in a gentle and friendly’.
Sejenak kita lepaskan diri dari kerumitan ‘estimologi’ dari kata ‘baik’. Baik adalah salah salah satu kata yang sebenarnya ‘tertumpu’ pada daya guna kita terhadap ‘kebahagiaan’ orang lain, maksudnya adalah predikat ‘baik’ akan menghampiri kita ketika perbuatan kita dapat membahagiakan orang lain. Kata ‘baik’ akan menjadi suatu sarana ‘ketenangan hati’ jika kita mampu memposisikan kata ‘baik’ diantara ‘kemanfaatan’ serta ‘Tuhan’ yang mengatur kebaikan disetiap perbuatan yang kita lakukan. Setiap perbuatan yang mengarah kepada ‘kebajikan’ akan menjurus kepada kebaikan-kebaikan yang diciptakan Tuhan untuk semua makhluk-Nya.

No comments:
Post a Comment