Kehampaan hidup di dunia akan terasa seiring dengan munculnya perasaan ‘tak berguna’nya dirikita didalam setiap masalah. Disetiap masalah kita dituntut untuk selalu mensiasati dan berfikir untuk mencari ‘key’ atau tanda-tanda Tuhan di dalam mengarahkan kita ke jalan ‘penyelesaian’. Pemberian ‘key’ oleh Tuhan tidak selalu disampaikan kepada manusia dengan cara-cara yang wajar dan melewati akal kesadaran kita. Proses pencapaian ‘key’ untuk setiap masalah akan selalu berbeda, sesuai dengan kapasitas serta tingkatan kita dihadapan-Nya. Semakin lama dan susah pencapaian setiap ‘key’ berarti semakin tinggi pula kedudukan diri kita.
Proses kehampaan hidup akan cenderung menghilang ketika kita mulai menyadari bahwa kita itu ‘hebat’. Hebat disetiap pencapaian ‘key’ dari suatu masalah. Perasaan tersebut akan muncul ketika pola fikir kita sudah dibalik dari mulanya kepemilikan suatu ‘keterbatasan’ menjadi kepemilikan suatu ‘kehebatan’ dari setiap pencapaian ‘key’, walaupun terkadang jika dekat dengan level kepemilikan suatu ‘kehebatan’, maka dekat pula dengan sifat sombong. Oleh sebab itulah, ucapkan syukur tiap kali Tuhan masih memberi kita nafas, karena kita tak kan pernah tahu akan waktu Tuhan didalam memberikan ‘key’ untuk setiap masalah kita.

No comments:
Post a Comment