Powered By Blogger

Friday, 24 June 2011

Hanya untuk Sahabatku

Bingung, adalah salah satu kata yang diciptakan Tuhan yang ditempatkan di Indonesia sebagai ekspresi kebingungan orang Indonesia dalam menghadapi suatu masalah. Banyak sekali kebingungan yang muncul ketika manusia dihadapkan suatu masalah yang diberikan oleh Tuhan. Setiap manusia Indonesia tidak menyadari akan kebingungan yang muncul secara tiba-tiba, tapi yang pasti munculnya kebingungan selalu dibarengi dengan ke rasa kecemasan yang mulai muncul ketika masalah tersebut mulai mendekat dan berkembang menjadi masalah-masalah yang lain. Efek terHebat dari rasa bingung adalah “merasa takut akan kemampuan diri untuk menyelesaikan suatu masalah yang tercipta oleh Tuhan kepada kita, padahal sudah dijamin oleh Tuhan bahwa "Masalah Pasti akan Selesai".
Banyak sekali ekspresi yang dilakukan untuk menghilangkan kata “bingung” dari pikiran kita, diantaranya, sebagian orang akan bertanya kepada orang lain ketika bingung, ada juga yang menonton para motivator handal, memperbanyak doa, ibadah dan sebagainya.
Dari satu diantara banyak cara yang dilakukan, penulis sangat tertarik dengan salah satu cara yaitu “merangkai kata-kata semangat dan untaian doa buat semua sahabat yang telah memberikan kehangatan didalam mengarungi sebagian waktu hidupku agar menjadi insan yang terbaik dari setiap ujian-ujian Tuhan yang diamanahkan kepada manusia”. Hanya dari rangkaian Tulisan ini aku bisa merasa tenang akan kehangatan semua sahabatku.
Terimakasih Sahabat
Doa ku kepada Semua Sahabat yang beberapa hari kedepan
akan menghadapi Ujian Tugas Akhir

Wednesday, 22 June 2011

“Hidup untuk Mati”

HIDUP itu hanya sekali, Mengapa kita harus menyakiti hati orang lain padahal belum jelas mana yang benar, mana yang salah?, HIDUP itu hanya sekali, Mengapa kita harus marah kepada orang lain ketika orang lain menyakiti kita?, HIDUP itu hanya sekali , Mengapa kita harus saling memukul disaat ada perbedaan diantara kita?, HIDUP itu sekali, Mengapa kita harus tidak saling kenal setelah sempat mencari makna cinta bersama-sama?, HIDUP itu sekali , Mengapa kita harus mengumpat kepada orang lain?, padahal dari orang itu ada berbagai macam pelajaran Tuhan yang dapat kita pelajari. HIDUP itu sekali, Mengapa kita harus putus asa, ketika usaha kita digagalkan oleh Tuhan?, HIDUP itu sekali, Mengapa kita harus mengeluh ketika Tuhan sedang memberikan ujian kepada kita?, HIDUP itu untuk MATI, “Maka benahilah setiap proses dalam menyongsong KEMATIAN, maka niscaya kita akan terSENYUM setiap saat.”

“Kebolehjadian Manusia untuk Menemukan Jodoh Sangat Kecil”

Belajar makna cinta ala dunia sangatlah tidak abadi. Itu tercermin pada pengertian bahwa semua yang ada di dunia tak ada yang bersifat kekal melainkan pasti rusak. Dengan adanya pengertian itu, maka semua arti cinta yang dilandasi dengan ke fanaan dunia pasti berakhir dengan tangis kekecewaan. Bentuk dari tangisan itu bermacam-macam, misalnya saling benci, saling maki, saling tuduh dan masih banyak lagi.
Cinta itu akan indah ketika maknanya sudah dititipkan kepada Tuhan. Tuhanlah yang mempunyai segala cinta. Manusia tak akan merasa sakit hati lagi ketika cintanya sudah dilewatkan dahulu kepada Tuhan dan baru disampaikan kepada sesama. Bagi sebagia manusia hal tersebut tidaklah penting dipirkan, karena selama sudah dianggap cocok, mereka menganggap bahwa pasangannya itu adalah “JODOH yang TEPAT”. Padahal jika kita amati lebih jauh lagi, Jodoh itu sebenarnya suatu ketidak pastian yang diciptaan Tuhan untuk dimengerti oleh manusia. Tuhan telah menjajikan kepada manusia untuk membuatkan pasangan-pasanganya sesuai. Hal Itu menandakan bahwa setiap manusia sudah mempunyai jodohnya. Lalu sekarang coba berfikir, terkadang ada beberapa pasangan yang mengakhiri hubungannya dengan perceraian. Padahal keduanya “SUDAH PERNAH” mengucapkan “INI ADALAH JODOH KU” di awal pernikahan.
Itulah sebabnya saya katakan bahwa “Jodoh itu suatu ketidak pastian yang diciptakan Tuhan untuk dimengerti oleh manusia”, kita hanya dapat membuat cocok setiap perbedaan yang ada untuk kita syukuri, dari pengertian itulah maka manusia akan diberi ketenangan oleh Tuhan akan Jodohnya dan bukti Tuhan akan ketetapan jodoh diantara manusia akan terasa indah, karena kita sudah belajar untuk saling membaikan. Dan yang pasti kita tidak akan pernah untuk sakit hati lagi hidup di dunia ini.

Tuesday, 21 June 2011

“Tuhan Menyelipkan Makna CINTA kedalam Kata SAHABAT”


Sungguh, manusia tak kan bosan ketika mendengarkan kata CINTA, apalagi makna didalamnya. Beberapa orang beranggapan CINTA adalah hal paling pahit yang ditemukan didunia, itu kata-kata dari orang yang patah hati akibat CINTA, tetapi sebaliknya CINTA akan bermakna paling indah ketika hatinya sedang bertaburkan kesenangan yang berlandaskan CINTA. Untuk sebagian manusia, seringkali menganggap manis pahitnya CINTA lewat kejadian-kejadian serta efek yang ditimbulkan akibat interaksi dua insan manusia yang berbeda jenis kelaminnya.
Kepemilikan semua makna CINTA hanyalah punya Tuhan. Setiap manusia di dunia hanya diperbolehkan untuk menelaah setiap kejadian agar mendapatkan suatu pengertian CINTA. Tanpa kita sadari, sebenarnya Tuhan telah menciptakan kita dalam sil-silah akar keturunan yang jelas, yang menimbulkan suatu pengertian serta istilah-istilah dalam hubungannya antar manusia. Secara garis besar hubungan antar manusia dibagi menjadi dua yaitu hubungan keluarga dan hubungan pertemanan. Hubungan antar anak, orang tua kandung dan antar anggota keluarga, diartikan manusia sebagai hubungan keluarga, interaksi antar manusia diartikan sebagai pertemanan.
Hubungan keluarga, merupakan hubungan yang sangat fundamental didalam membentuk sikap kepribadian setiap pelaku di dalamnya. Banyak sekali makna yang terkandung di dalamnya, namun untuk saat ini yang akan saya bahas adalah tingkatan konsentrasi pengertian interaksi antar manusia.
Hubungan pertemanan adalah hubungan paling sederhana dan konteks konsentrasi arti didalamnya sangatlah rendah, karena biasanya pertemanan hanya sekedar kenal nama dan saling menyapa ketika bertemu. Tingkatan yang lebih tinggi dari hubungan pertemanan adalah “PERSAHABATAN”. Sikap perSAHABATan jauh lebih kompleks dan bermakna dibandingkan dengan sikap pertemanan. Sikap perhabatan akan disematkan pada hubungan antar manusia ketika diantara kedua pelakuka sudah menjajagi dan mulai mencoba untuk saling mengingatkan suatu kebaikan yang membaikan. Sikap inilah yang pasti belum ditemukan dari hubungan pertemanan.
Pengingatan akan kebaikan yang membaikan sebenarnya taraf paling tinggi suatu hubungan antar manusia. Pelakunya akan merasa selalu peduli akan keadaan yang sedang dialami. Jika jika ada diantara keduanya yang susah, maka salah satu dari keduanya itu pasti akan membantu agar cepat keluar dari kesusahan. Jika salah satu dari keduanya ada yang senang, maka akan muncul suatu teguran untuk mensyukuri agar tidak kufur nikmat.
Interaksi-interaksi itulah yang sebenarnya makna dari sebuah CINTA yang baik dan membaikan. CINTA itu tidak harus tumbuh dari dua insan yang berbeda jenis kelaminnya, namun CINTA dapat selalu tumbuh dimana kata SAHABAT sudah disematkan ke dalam suatu hubungan. So, mulailah mencona untuk menciptakan SAHABAT sebanyak mungkin agar Anda menikmati CINTA di setiap perjalanan hidup di dunia, and smile until you are going to come heaven.

Monday, 20 June 2011

“Wanita adalah salah satu Esensi terpenting dari Reaktor Kehidupan”


Wanita adalah sesosok makhluk yang tercipta oleh Tuhan dengan keadaan paling lemah tercipta. Terlihat dari tindak-tanduknya yang lemah dan selalu menengahkan segala urusan dikembalikan kepada jernihnya hati. Sebagian besar para ahli pengetahuan, menganggap bahwa penyelesaian masalah yang dihadapi wanita berakar dari solusi hati. Jarang sekali proses penalaran peristiwa disingkrongkan dengan otak. Itulah sebabnya, banyak sekali wanita yang masih bertahan untuk mencintai seorang pria, padahal pria itu sudah pernah selingkuh atau menyakiti hatinya.
Rata-rata manusia mempunyai pola fikir yang sama dengan fakta di atas. Wanita itu sebenanrnya “Bahan Bakar Reaktor Kehidupan” yang paling sempurna didalam pencipta-Nya. Untuk menghasilkan energi yang dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik diperlukan pengontrolan dalam reaksi Fisi pada inti atom. Pengontrolan itu dimaksudkan agar didalam pencapaian panas yang dikehendaki didalam menggerakan turbin tidak terlalu berlebihan. Jika reaksi fisi tidak terkendali maka panasnya akan melelehkan semua bahan dari reaktor (sering dikenal sebagai peristiwa melting down) sehingga bahan radio aktif akan menyebar ke lingkungan reaktor. Bahan Bakar reaktor nuklir yang sangat terkenal adalah uranium-235.
Sepertihal nya uranium-235, wanita juga mempunyai kemampuan yang dahsyat, jika kita mau berfikir berbeda dari kebanyakan manusia. Kehebatan itu sebenarnya muncul dari sifat kelemahan yang diciptakan oleh Tuhan. Banya peristiwa yang sebanrnya penggambaran kedahsyatan seorang wanita, diantaranya, sebuah negara super power dapat hancur hanya gara-gara wanita, pemimpin akan jatuh harkat martabatnya hanya gara-gara wanita, suami hebat gara-gara dibelakangnya ada seorang wanita yang setia, jarang sekali ditemukan janda tua menikah lagi (ada juga beberapa yang nikah lagi) karena kesetiaannya dan masih banyak lagi.
Dari beberapa contoh tadi, pasti kita sudah bisa membandingkan, perbedaan pengontrolan power dari reaktor kehidupan. Wanita dengan pengontrolan yang sesuai jalur Tuhan, akan mambuat semuanya menjadi takjub akan kehebatan Tuhan yang dititipkan sebagian kecil kepada wanita. Wanita dengan pengontrolan yang buruk, akan menjadikan hal-hal yang buruk pula karena adanya sifat “Radiasi” yang sangat bahaya. So, mulailah belajar untuk penjagaan di dalam “Menyikapi Bahan Bakar Reaktor Kehidupan” agar tepat guna, sehingga menciptakan hal-hal yang baik dan membaikan.

“Menyelami Hidup dari Botol Syampo”


Pernahkah Anda melihat “tempat syampo botol kita terbalik karena tinggal sisa-sisa?”, sudah pasti setiap manusia pernah melihat itu. Pernahkah Anda berfikir bahwa didalam peristiwa itu terkandung ilmu kehidupan yang sangat bermanfaat?.
Botol terbalik dengan isi yang minimum adalah bentuk ekspresi keadaan botol, dimana pemiliknya sedang mengusahakan agar mudahnya si isi itu keluar. Dengan menggunakan teori grafitasi, setiap manusia berfikir bahwa isi dari botol akan menuju ke bagian tutup ketika si botol dibalik. Usaha tersebut terkadang berhail, terkadang tidak. Keberhasilan atau tidaknya tergantung dari tingkat kecairan yang dimiliki oleh jenis syampo yang dipakai. Ada beberapa jenis syampo yang encer, ada juga jenis syampo yang mengental. Dari kedua keadaan itu, mempunyai satu persamaan yaitu “jika keduanya dalam keadan seminimal mungkin isinya maka dibutuhkan penekanan agar si isi itu mau keluar. Sebagian kecil dari pemilik syampo terkadang berusaha untuk mengetok-ketokan ke benda yang lebih keras agar semu isi yang ada di dalamnya semakin mendekati tutup.
Pada saat pemakaian syampo, pemilik syampo akan memberikan gaya semaksimal mungkin agar isinya keluar dengan maksimal. Dari peristiwa itu, kita akan tahu kekuatan daya tekan bahan dari botol syampo, kelenturan bahan botol, serta yang paling penting adalah inisiatif dari pemilik syampo untuk mendapatkan isinya semaksimal mungkin dari isi syampo yang sedikit.
Kejadian itu tak akan bermakna sedikitpun jika kita hanya melihat esensi dari hasil syampo yang kita dapat dari botol tadi. Anda akan memperoleh makna hidup syampo kerika hardware mu yaitu otak sudah dijalankan dengan software kehidupan, yang namanya hati.
Pembalikan kedaan botol akan bermakna ganda ketika diibaratkan sebagai “pembalikan fakta keadaan dari setiap masalah yang sedang dihadapi manusia”. Tujuannya adalah memberikan pengertian kepada kita agar kita merasakan kemampuan yang paling maksimal dari dalam tubuh kita dan ujung-ujungnya adalah kita akan selalu merasa hebat akan diberi karunia dari Tuhan akan kemampuan yang kita miliki.

Sunday, 19 June 2011

“Keberuntungan adalah Reaksi Terbaik dari Tuhan”

Keberuntungan adalah salah satu aspek dimana setiap orang ingin mendapatkannya. Keberuntungan biasanya datang pada saat tak terduga. Sebagian orang berfikir bahwa keberuntungan merupakan suatu penentu dari sebuah kerja keras dan kecerdasan. Hingga saat ini dari beberapa tempat di dunia masih terdengar kata-kata mengenai  “faktor keberuntungan” adalah faktor terpenting dalam suatu usaha. Keberuntungan dalam melakukan sesuatu, merupakan sesuatu yang kejadiannya tak diduga-duga oleh pelakunya. Setiap orang tidak akan pernah merasakan akan hadirnya suatu keberuntungan, yang kita rasakan hanyalah takjub dan kaget ketika keberuntungan hadir dihadapan kita secara tiba-tiba.
Kata keberuntungan merupakan salah satu istilah yang pernah ditemukan oleh Manusia. Arti keberuntunga yang hingga kini dimengerti oleh manusia sangatlah sempit dalam mengartikannya. Faktor keberuntungan selalu disangkut pautkan oleh takdir Tuhan yag diberikan oleh Tuhan kepada kita. Semuanya itu, tidaklah salah dalam pengartian sebuah makna dari kata “keberuntungan”. Mungkin jika dikaji lebih dalam dan diberi persentase akan pengertian tersebut, saya kasih nilai 50% dari total pemahaman akan kata “keberuntungan”.
Keberuntungan berasal dari kata “untung” yang berarti ada daya tambah setelah melakukan sesuatu. Penciptaan akan untung tidak akan pernah secara tiba-tiba. Keberhasilan dalam memperoleh makna dari “untung” berawal dari kesungguhan kita di dalam menghadapi semua ujian dari Tuhan. Tuhan itu Maha Cerdas yang tak akan pernah salah dalam setiap penciptaan-Nya. Sehingga Tuhan pasti tahu akan kepantasan manusia didalam memperoleh predikat kata “untung”. Tuhan tidak akan memberikan makna dari  “untung”, ketika manusia tidak ingin berusaha untuk menjadikan dirinya tidak pantas untuk berdiri disuatu tempat. Makna “untung” akan menjadi “buntung” ketika hati kita sudah tidak percaya akan teori “aksi-reaksi”.
Teori “aksi-reaksi” akan merasa tidak ada gunanya dalam memandang kata “untung” ketika hati kita merasa reaksi yang ditimbulkan oleh aksi kita belum sesuai. Tingginya reaksi yang ditimbulkan tidak akan terjadi secepat mungkin yang kita harapkan. Perlu kita ingat bahwa, munculnya reaksi maksimal ketika aksinya juga maksimal pula. Salah satu sifat alamiah manusia adalah selalu merasa sudah tepat dan puas dalam melakukan setiap aksi. Rasa kepuasan itu akan muncul sendirinya dari dalam hati. Tuhan mempunyai hak yang paling tinggi dimana tidak untuk mempercayai setiap aksi yang kita lakukan. Tuhan akan selalu memberikan reaksi yang “terbaik”, bukan “tertinggi” suatu reaksi yang Tuhan ciptakan atas aksi tertinggi yang kita lakukan.
Keputusan yang Tuhan lakukan adalah keputusan yang paling baik bagi manusia, karena kuputusan itu akan membawa kepada manusia kepada ilmu “syukur”. Ilmu syukur akan muncul setelah kita mengartikan dari makna “reaksi terbaik” yang diberikan oleh Tuhan. Jika kita sudah merasakan arti dari “reaksi terbaik”, maka kita sudah menjadi orang yang beruntung, karena sebenarnya Tuhan sudah melihat kepantasan dari dalam diri kita untuk menduduki pengertian hidup yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Friday, 17 June 2011

“Belajar Ilmu Kehidupan dari Si Kecil Semut”

Pernahkan kita mencoba untuk mengamati semut berjalan?, tentu kebanyakan orang akan menjawab “bukan suatu hal yang penting, mending ngelakuin pekerjaan yang lain, yang lebih bermanfaat”. Jawaban itulah yang sering keluar dari manusia biasa. Saya fikir, itulah jawaban manusiawi. Sebagian orang menganggap bahwa kegiatan tersebut membuang waktu, namun jika kita jeli sebenarnya dari yang kecil itu dapat membangun motifasi baru setiap hari. Cobalah menikmati pemberian Tuhan dengan kita memikirkan jalan ke dua dari setiap penciptaan-Nya, pasti suatu ketika mendapatkan suatu pengertian baru didalam hidup.
Semut, adalah binatang yang kecil identik dengan gula. Jika kita bandingkan dengan bentuk dan ukuran tubuh manusia semut hanyalah binatang yang sangat kecil bahkan kita sendiri sering tak sengaja menginjaknya karena ukurannya yang terlalu kecil sehingga kita sulit untuk memperhatikannya. Jika kita memperhatikan 1 atau 2 menit semut berjalan di ruangan 4X4 meter, kita akan melihat suatu kehebatan Tuhan dalam menciptakan. Dengan ukurannya yang sangat mini, semut mampu menempuh rungan yang sebesar itu tanpa adanya istirahat yang terlalu panjang. Semut selalu semangat didalam perjalannya dalam mencari makanan yang membuat sahabat-sahabatnya dapat bertahan hidup, termasuk dirinya. Jika kita selalu membanding-bandingkan menang tidak akan pernah usai, apa lagi perbandingannya dengan semut yang kecil.
Penciptaan Tuhan tak kan tercipta sia-sia jika kita mau mencoba untuk membuka hati untuk membuat suatu pengertian tentang ilmu yang baik membaikan. Manusia diciptakan oleh Tuhan dua kaki yang sempurna. Terkadang kita tidak sadar betapa malasnya diri kita. Perjalanan beberapa KM saja terkadang sudah mengeluh, apalagi yang tujuannya memang buat membaikan orang lain, pasti akan berfikir ulang jika sampai harus berjalan jauh. Saya tidak tahu apa alasan manusia untuk mengeluh itu apa, ada yang berpendapat bahwa rasa mengeluh adalah suatu kespresi kehidupan bagi setiap manusia, ada yang bilang bahwa mengeluh adalah suatu efek samping dari pekerjaan yang menumpuk dan masih banyak lagi.
Mengeluh adalah kata-kata yang sebenarnya suatu kegiatan yang sebenarnya digunakan untuk mengekspresikan suatu pekerjaan yang mempunyai nilai yang tinggi yang bisa membaikan jika kita berfikir untuk membuka hati agar supaya mendapat pengertian hidup. Mengeluh berarti suatu tanda Tuhan sedang menguji kita dengan sesuatu hal yang besar, namun terkadang proses mengeluh mengakibatkan manusia untuk hidup bermalas-malasan.
Coba sekarang bayangkan, jika kita mengeluh dan mempunyai semangat seperti si semut keci, niscaya kita akan menjadi orang yang baik dan membaikan, karena dari si semut yang kecil kita dapat belajar pengabdian dirinya dengan tekad menyenangkan orang lain dan tanpa mengeluh. Serta rasa pengeluhan manusia adalah suatu tanda amanah besar sedang diberikan kepada kita oleh Tuhan. So, artinya adalah tetap semangat ketika kita merasa mengeluh, karena mengeluh adalah tanda Tuhan akan meningkatkan derajat kita, ketika sudah mencapai suatu pengertian hidup yang baik membaikan. 

Tuesday, 14 June 2011

“Ekspresikan Cinta dan Kasih Sayang dengan Cara Yang Sesederhana Mungkin”

Hingga sekarang, masih banyak orang yang bingung untuk mengekspresikan cinta dan kasih sayang terhadap sesama. Saya tidak tahu apakah pengertian cinta atau kasih sayang untuk saat ini masih selalu dihubungkan dengan “hubungan antara pria dan wanita?”. Pengertian tersebut sangatlah sempit untuk mendeskripsikan suatu makna cinta dan kasih sayang. Tuhan telah menciptakan makna cinta dan kasih sayang begitu luas dan dalam sebenarnya, terkadang manusianya saja yang selalu membatasi hatinya sendiri untuk memperoleh pengertian yang lebih luas.
Tuhan telah menyempurnaan penciptaan bagi setiap manusia untuk dikaruniai hati yang berfungsi sebagai konektor suatu kebaikan jalan Tuhan. Setiap hati manusia akan lebih berarti ketika lingkungan dari hati itu sendiri kita buka seluas-luasnya, karena jika kita mulai mencoba untuk membuka lingkungan yang mengitari hati dengan senyum, maka pengertian-pengertian kebaikan akan lebih mudah masuk untuk membesarkan hati kita.
Jika kita sudah mempersiapkan hati kita untuk menerima pengertian cinta dan kasih sayang yang lebih luas, kita akan menemukan pengertian cinta dan kasih sayang untuk sesama makhluk yang telah diciptakan Tuhan. Cinta dan kasih sayang adalah titipan Tuhan kepada kita untuk kita jaga dan kita rawat setiap hari agar berbuah suatu kebaikan yang membaikan. Cara yang paling sederhana adalah kita selalu mengekspresikanya. Waktu yang paling tepat dalam mengekspresikan cinta dan kasih sayang tidaklah ada, pengekspresian cinta dan kasih sayang seharusnya kita lakukan setiap saat, karena dengan kita melakukannya disetiap saat kita berarti selalu memupuk kebaikan yang nantinya akan memperbesar hati kita untuk memperoleh pengertian yang baik membaikan. Ekspresi paling sederhana adalah “Ucapkan Salam Ketika Bertemu Saudara-Saudara mu”.
Setiap orang terkadang meremehkan ucapan salam diantara sesama. Padahal jika kita telusuri lebih dalam, ucapan salam untuk sesama adalah ungkapan yang baik membaikan. Hal tersebut diindikasi disetiap salam yang diucapkan pasti membawa doa kepada Tuhan untuk saling dijaga dari suatu keburukan. Itulah ekspresi cinta dan kasih sayang yang paling ikhlas diantara sesama manusia. So, mari kuatkan hati untuk menerima pengertian yang lebih luas dan mulailah belajar untuk mengucapkan salam kepada sesama, karena ucapan salam adalah ekspresi cinta kasih sayang manusia yang paling ikhlas.

Saturday, 11 June 2011

“Pejuang Cerdas Peraih Cita”

Pejuang adalah salah satu tokoh di dunia yang kerjanya memperjuangkan apa yang dianggap benar bagi kaumnya. Sebagian kecil dari pejuang terkadang menggunakan otak “gila” nya didalam meraih apa saja yang sedang diperjuangkannya. Mereka mengganggap bahwa apa yang sedang diperjuangkannya itu adalah hal yang paling benar dari apa yang mereka cita-citakan. Jiwa pejuang ini akan muncul ketika secercah cahaya muncul dari timur dunia yang mebisikan akan adanya harapan baru. Harapan baru itu adalah cita-cita.
Cita-cita adalah salah satu faktor dimana para pejuang akan memperjuangkan nya mati-matian. Pejuang yang gila selalu menemukan jalannya dimana ia sedang menghadapi penghalang yang dibuat oleh Tuhan. Namun, perlu diingat bahwa pejuang yang dianggap baik oleh Tuhan adalah pejuang yang selalu memperjuangkan cita-cita di jalan Tuhan. Tak akan ada jalan Tuhan yang mulus, karena kita tahu bahwa diujung jalan itu ada taman yang mengalir didalamnya air serta segala minuman, buah-buahan dan yang lainnya yang semuanya itu diciptakan oleh Tuhan bagi makhluknya yang telah ditempa oleh semua masalah Tuhan. Masalah yang diberikan oleh Tuhan sudah dijamin solusinya oleh Tuhan. Itu artinya bahwa kita tidak boleh putus asa didalam menyelami semua masalah yang dating kepada kita, dan jangan sekali-kali kita mundur untuk menunda penyelesain dari masalah yang kita hadapi. Ingat bahwa, Tuhan itu tidak akan menguji suatu kaum diatas kemampuan kaum tersebut untuk mengatasinya, so itu berarti bahwa masalah yang dibuat Tuhan yang disajikan ke kita pasti bisa diselesaikan dengan cara-cara Tuhan.
Cita-cita perlu dipupuk dan ditingkatkan derajatnya sesuai kedudukan kita. Kita tidak mungkin bercita-cita sebagai pilot padahal kita sebagai siswa lulusan IPS. Memang terkadang sebagian pembelajar masih menganggap bahwa “Kalau Tuhan sudah berkehendak, pastilah jadi”. Tapi perlu diingat bahwa Tuhan itu Maha Cerdas, tidak mungkin memberikan sesuatu kepada setiap pembelajar tanpa ada maksudnya. Cita-cita yang selalu di upgrade komposisinya akan lebih berharga dari pada kita mencita-cita kan sesuatu hal yang memang jauh dari jangkauan kita.
Pembelajar yang paling cerdas di dalam membuat cita-cita adalah pembelajar yang selau mempersiapkan kematian disetiap langkahnya (Guru Besar School of Art, tahun gajah). Hal tersebut akan kita fahami ketika kita berfikir bahwa sesuatu hal yang terdekat dengan kita adalah kematian. Dari pengertian tersebut kita pasti akan selalu menilai apakah perbuatan kita baik ataukah tidak. Efek yang muncul dari hal tersebut adalah kita selalu berbuat kebaikan disetiap waktu, So mari kita menjadi pejuang cerdas yang meraih cita-cita.

“Antara Politisi, Pebisnis dan Akademisi”

Tiga contoh bentuk pekerjaan yang ada di dunia adalah politisi, pebisnis dan akademisi. Banyak sekali sebenarnya bentuk pekerjaan di Dunia, hanya saja saya lebih tertarik untuk membahas keterkaitannya perkerjaan yang lain dengan satu pandangan yaitu “akademisi yang tercipta dari School of Art”. Semakin bertambah umur Dunia, semakin bertambah pula pengertian setiap kata, misalnya saja politisi, pebisnis dan akademisi.
Kata Politisi acap kali dihubungkan dengan sesuatu pemerintahan, bahkan terkadang menganggap bahwa politisi adalah sarana untuk mencapai kekuasaan tertinggi. Menurut buku yang ditulis oleh guru besar di School of Art, politisi adalah seseorang yang mempelajari ilmu interaksi manusia yang berkeinginan untuk mewujudkan suatu pemerintahan yang baik serta membaikan. Politisi yang ideal adalah selalu didasarkan dengan kelakukan yang baik dan membaikan.
Kelakukan yang baik dan membaikan adalah salah satu ilmu yang bersifat meningkatkan manusia ke tingkat yang lebih tinggi dari yang sebelumnya. Sehingga apabila ilmu tersebut diterapkan dalam membangun suatu konstitusi pasti menghasilkan sesuatu yang baik pula. Sebuah konstitusi janganlah dipandang suatu negara yang besar. Konstitusi juga dapat diartikan sebuah keluarga sakinah, mawadah, warokhmah. Keluarga adalah pondasi yang mendasari berdirinya sebuah negara. Jika semua unsur pondasi tersebut baik yaitu dalam mendidik generasi penerusnya, pasti negaranya akan menjadi negara yang baik dan membaikan. Lalu pertanyaanya adalah bagaimana mencetak pondasi yang benar?, jawaban itulah yang harus di fikirkan dan dihayati oleh pembelajar School of Art.
Pebisnis adalah salahsatu bidang yang saat ini sedang diminati oleh anak muda di dunia khususnya Indonesia. Mereka beranggapan bahwa, pebisnis kerjanya tak perlu diatur. Acap kali terdengar slogan “Mendingan jadi kepala ayam, dari pada ekor Gajah”, “jadi pebisnis tak perlu sekolah tinggi yang penting ada modal dan keberanian untuk mencoba”. Semuanya itu memang benar, tapi kalau kita ulas lagi kata-kata itu lebih dalam, maka akan tercipta sebuah pemikiran, “Orang yang seperti apa, yang bisa mengucapkan slogan seperti itu?”. Pertanya itu perlu diulas lebih dalam oleh pembelajar, karena dengan kita tahu jawaban itu, maka kita akan tahu pula kedudukan mana yang pantas bagi kita dalam menyelami hidup di dunia ini. Harapannya adalah agar tidak salah dalam menafsirkan pemberian Tuhan, dan ujung-ujungnya tidak bersyukur dan mengeluh.
Akademisi, merupakan salah satu kata yang saat ini sangat sering terdengar di telinga masayarakat Indonesia. Biasanya bagi kaum-kaum masyarakat biasa seperti saya, kata akademisi hanya cocok bagi orang yang bergelut dibidang pendidikan dan beranggapan sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil). Akademisi dapat diartikan secara luas sebagai pembelajar ilmu Tuhan, so itu artinya bahwa pembelajar yang selalu menaati peraturan Tuhan. Akademisi seperti ini lah yang kelak derajatnya diangkat lebih tinggi dari yang lain. Akademisi semacam ini selalu mempertimbangkan baik atau tidaknya dahulu kemudian baru berfikir seberapa gunanya kita terhadap makhluk Tuhan lainnya. Anda tidak perlu khawatir tentang makan, minum harta atau sebagainya, karena akademisi seperti itu telah dijanjikan oleh Tuhan untuk dipelihara. Bukankah kita sering mendengar pemeliharaan Tuhan akan semua makhluk-makhluknya? Misalnya cicak yang makananya nyamuk setiap hari populasinya bertambah, padahal kita tahu bahwa cicak tak bisa terbang.
Setiap akademisi telah disempurnakan oleh Tuhan dengan diberi hardware dan software paling canggih yaitu otak dan hati nurani. Hati nurani adalah pengontrol kualitas dari perbuatan yang akan kita lakukan,apakah baik ataukah tidak. Tanpa kita sadari hati nurani kita selalu menunjuk kea rah kebaikan yang membaikan, itu terbukti pada saat kita akan berbuat jahat, hati kita selalu berdebar-debar atau cemas. Oleh sebab itulah maka Anda sebenarnya sudah mengetahui akan kesempurnaan yang diberikan oleh Tuhan kepada kita.
Semua jenis pekerjaan yang dilandasi oleh sifat yang dibentuk oleh jiwa akademisi tersebut, pasti akan dinaikan derajatnya lebih tinggi dari pada yang lain, so Marilah kita berjuang untuk menjadi akademi-akademisi yang berperilaku baik dan membaikan.

Wednesday, 8 June 2011

“Connector Cinta adalah Rasa Kangen”


Cinta salah satu kata yang membawa kita ke dalam kebahagian dan kesedihan bahkan terkadang tak berasa maknanya. Kepopuleran kata cinta selalu didominasi dengan hubungan antara dua makhluk yang berbeda jenis. Sebagian besar orang tidak mengetahui bahwa sebenarnya ada connector antara kebahagiaan, kesedihan dan cinta. Ketiga kata itu tidak akan ada makna dan rasanya ketika belum diinstal program connector. Connector yang dimaksud adalah “rasa kangen”.
Untuk mempermudah penjelasan cara kerja connector tersebut Anda dihadapkan dalam masalah sebagai berikut, suatu ketika Anda sedang falling in love, rasa cinta bertemu kebahagiaan ketika hati Anda sedang merasakan kangen. Kesedihan akan muncul katika kita kangen untuk diberi keadilan, kasih sayang, perhatian dan sebagainya. Kebahagian dan kesedihan yang diakibatkan oleh cinta sebenarnya tidak ada yang menyakitkan, karena Tuhan menciptakan Cinta untuk digunakan manusia sebagai sarana menikmati pemberian Tuhan, karena semua pemberian Tuhan pasti bersifat baik dan membaikan. So,mulailah mencoba untuk merasakan kangen dalam setiap kebaikan yang membaikan.

Tuesday, 7 June 2011

“Kemudahan Teori Kehidupan”

Teori kehidupan adalah suatu “art” yang dititipkan oleh Tuhan kepada manusia. Teori kehidupan adalah salah satu bentuk art yang sebenarnya paling mudah diungkapkan oleh manusia. Setiap orang sebenarnya mempunyai kemampuan atau daya guna didalam menciptakan suatu teori kehidupan. Banyak sekali teori kehidupan telah diutarakan oleh manusia, misalnya teori dari Newton dengan grafitasinya, teori relativitas dari Einstein dan banyak lagi yang lain. Orang-orang tersebut mengutarakan teori kehidupan dari Tuhan sangat gamblang dan mudah dimengerti bagi setiap pembelajar “School of Art”.
Setiap manusia di dunia, rata-rata takut didalam membuat teori kehidupan. Padahal teori kehidupan adalah teori termudah yang sebenarnya dimiliki oleh setiap manusia. Setiap orang takut untuk membuat suatu teori kehidupan. Semuanya beranggapan bahwa teori kehidupan hanya dapat dicetuskan oleh pembelajar yang mempunyai kemampuan jauh diatas rata-rata manusia. Padahal kalau kita salami hardware yang diamanahkan oleh Tuhan, kita dilengkapi hardware maha dahsyat yaitu brainware. Semua manusia mempunyai brainware yang sama, yang berbeda adalah kecepatan membaca dari setiap persoalan yang diberi Tuhan. Kecepatan pembacaan seringkali diganggu oleh virus yang supercanggih. Virus ini diciptakan Tuhan dengan sebaik mungkin pencitaan, sehingga menurut hand book alam semesta, virus ini pernah mempunyai passing grade hingga mencapai surga, sehingga derajatnya hamper sama dengan manusia. Virus ini diciptakan oleh api. Dari sifat alami api yang dimiliki oleh virus tersebut, maka sifatnya akan selalu menghanguskan apasaja yang dilewatinya. Oleh sebab itulah kinerja dari virus ini sangat mempengaruhi kinerja dari brainware setiap manusia.
Teori kehidupan sangatlah mudah dibentuk oleh setiap manusia. Hanya saja kita selalu takut untuk mencoba didalam merangkai setiap kata-kata yang dibisikan Tuhan kepada kita. Teori kehidupan mempunyai makna yang baik dan membaikan, sehingga kecanggihan suatu teori tidak harus sebagai bumbu yang dimiliki oleh setiap teori kehidupan. Jika sudah tercipta suatu rangkaian kata-kata yang mempunyai nilai baik dan membaikan, itu berarti kita sudah dapat membentuk suatu teori kehidupan. So, mulailah membuat teori kehidupan dalam setiap waktu yang ada. 

Monday, 6 June 2011

Hardware and Software from Our God

Pernahkah kita berfikir bahwa Tuhan itu suka membuat perumpamaan sesuatu hal dengan yang paling kecil?. Kata kecil bagi sebagian orang adalah sesuatu yang tidak lebih baik daripada yang besar. Misalkan saja, kita disuruh memilih kue, Anda akan memilih yang kecil atau yang besar?, pasti tidak disadari kita memilih kue yang besar. Contoh yang lain adalah, jika kita dihadapkan pilihan uang yang bernilai kecil atau yang bernilai besar?, pasti secara manusiawi kita memilih yang besar. Begitu juga contoh yang lain. Sesuatu hal yang kecil biasanya susah untuk dirasakan, diraba, ataupun dilihat oleh mata.
Tuhan menciptakan makhluknya dengan bentuk paling sempurna. Untuk menyelesaikan masalah yang kecil pun Tuhan telah menyiapkan hardware and software yang paling sempurna. Tuhan mencitakan hardware untuk semua makhluk yang diciptakannya. Hardware yang tercipta oleh Tuhan adalah hardware paling sempurna yang pernah ada di dunia ini. Pemakaian hardware akan berbeda ketika dilekati software yang nantinya akan membedakan mana makhluk yang hanya dikasihi Tuhan namun belum disayang, atau mana makhluk Tuhan yang dikasih dan disayang.
Kemampuan hardware dan software akan di up grade secara continue oleh Tuhan. Proses kinetik dalam up grading hardware dan software akan selalu berbeda bagi setiap makhluk, sehingga produk keluarannya juga berbeda-beda. Semakin lama dan berat penempaan hardware dan software yang dilakukan oleh Tuhan, maka kualitas dan harga dari keduanya akan meningkat. Hardware dan software diciptakan oleh Tuhan untuk memberikan fasilitas kepada makhluknya untuk berinteraksi didalam kaitanya dengan program “bersyukur”. Hasil keluaran dari program bersyukur adalah keihlasan yang hakiki. Keikhlasan makhluk didalam menjalankan program “syukur” yang paling sempurna adalah berawal dari indikator supermikro.
Indikator supermikro hanya akan dimiliki oleh makhluk Tuhan yang telah mengotimalkan kesingkrongan kinerja dari hardware dan software. Indikator supermikro telah digambarkan oleh Tuhan dalam kitab-Nya dalam bentuk makhluk-makhluk kecil, seperti laba-laba, lebah, begitu juga si kecil semut. Indikator supermikro yang diciptakan Tuhan hanyalah sebagian perumpamaan yang digunakan Tuhan untuk memaksimalkan kinerja dari hardware dan software.
Tuhan selalu menggunakan indicator supermikronya untuk menilai kapasitas dari sebuah hardware dan software. Hal tersebut dikarenakan indicator supermikro yang telah diciptakan Tuhan adalah indicator yang mempunyai kemampuan membaca nilai-nilai keTuhanan yang hakiki, walaupun indikator supermikro ini hanya mempunyai hardware yang dilengkapi dengan software yang dinamakan “naluri”. Software yang dimiliki oleh indicator supermikro dijalankan dengan hokum alam sehingga kemampuannya akan jauh lebih hebat ketika mulai ber”tasbih” atas semua keagungan-Nya.
Manusia adalah salah satu makhluk yang diberi amanah untuk menjaga hardware dan software yang super canggih. Namun sebagian manusia belum bisa menyadari akan kehebatan hardware dan software tersebut. Sebagian manusia menganggap selalu sudah maksimal disetap perilakunya didalam mendayagunakan keduanya, padahal sebenarnya belum disingkrongkan dengan sebaik-baiknya. Hardware dan software yang dimaksud adalah Otak dan Hati Nurani.

“Belajar Makna Hidup dari kata Menunggu”

Setiap orang menganggap bahwa menunggu itu hal yang paling menyebalkan. Tidak tahu apa alasan mereka mengucapkan hal semacam itu, mungkin sikap menunggu dianggap sebagai suatu sikap yang merugikan diri sendiri. Memang sih, terkadang sikap menunggu bikin kita menjadi emosi. Namun, perlu dipikir lagi bahwa, sikap menunggu adalah sala satu sikap yang sebenarnya diciptakan Tuhan untuk melekat disetiap manusia. Sadar ataupun tidak, kita hidup di dunia adalah hidup untuk menunggu, menunggu hasil dari pekerjaan jita, menunggu hak kita setelah kewajiban kita jalankan, sampai-sampai kita menunggu kematian. Kalau kita menyadari hal itu, pasti kita tidak akan menyesal untuk belajar yang namanya “menunggu”.
Ilmu perhitungan matematika mengajari kita untuk mengetahui definisi dari “jarak”. Jarak terbentuk dari dua titik yang dihubungkan dalam satu garis. Diantara dua titik itu adalah jarak. Jika kita ibaratkan suatu garis adalah suatu perjalanan yang ditempuh dari satu titik ketitik lain, kita akan menemukan definisi makna setiap titik yang kita temukan. Setiap titik yang kita temukan mempunyai makna dan bentuk yang berbeda jika kita memandang titik tersebut berbeda dari orang lain yang memandang. Setiap orang akan mempunyai makna yang berbeda dari setiap titik yang mereka lewati. Hal tersebut dikarenakan, kedudukan dari setiap orang dalam hidup pasti berbeda, walaupun hanya satu derajat untuk geser. Itulah mengapa, setiap orang akan mempunyai pengertian untuk setiap titik yang mereka lewati dalam hidup.
Perjalan yang ditempuh dari titik satu ke titik yang lain ditempuh dalam kurun waktu yang mengakibatkan kita untuk menunggu kesampaian titik satu ketitik yang lain. Makna yang berbeda akan muncul ketika kita melakukan suatu gaya yang dilakukan dalam kita menunggu. Pemberian suatu gaya yang berlebih akan membuat titik tersebut keluar dari jalur yang semestinya dilewati. Hal tersebut bukanlah suatu kesalahan, namun suatu konsekuensi dimana kita memilih untuk melakukan hal yang berbeda di dalam mencari suatu kebenaran. Untuk mengatasi hal tersebut Tuhan telah menyiapkan solusinya. Solusi tersebut dibuat Tuhan dalam bentuk variable pengontrol. Variabel pengontrol yang Tuhan ciptakan adalah benda-benda yang diciptakan-Nya yang bermakna disetiap keadaan. Makna dari benda-benda pengontrol itu akan muncul ketika kita mulai menyingkronkan otak yang kita miliki dengan hati nurani. Penyingkrongan antara otak dan hati nurani akan menuntun kita dalam menjalani kegiatan “menunggu” dari perjalanan titik ke titik yang lain dengan selamat, dan mencipkan suatu kata yang bermakna yaitu “garis Tuhan”.

Arti Kesuksesan Adalah Suatu Perbedaan

Kebanyakan orang memandang suatu perbedaan adalah suatu kewajaran yang diciptakan Tuhan untuk menghiasi indahnya dunia. Pada dasarnya perbedaan dibagi menjadi dua yaitu, perbedaan yang tumbuh ke arah yang buruk dan perbedaan yang tumbuh ke arah yang baik membaikan. Perlu dimengerti bahwa didunia ini tidak ada perbedaan yang tumbuh ke arah buruk, yang ada adalah keluar dari kebaikan. Hal tersebut wajar terjadi ketika kita hidup didunia. Peristiwa tersebut menjadi tidak wajar ketika tingkat intensitasnya terlalu berlebih, karena sebenarnya didalam menjalani perbedaan yang tumbuh ke arah buruk Tuhan selalu mengingatkan kita untuk kembali ke track yang semestinya. Hanya terkadang kita tidak menyadari akan tanda-tanda yang Tuhan kasih kepada kita. Kita hanya bisa berdoa dan bersyukur agar Tuhan selalu melimpahkan kenikmatan “hidayah” disetiap saat, karena nikmat hidayah hanya dating langsung dari Tuhan.
Perubahan yang baik membaikan adalah perubahan yang sangat ideal dicita-citakan oleh setiap manusia. Perubahan yang baik tidaklah cukup, karena perubahan baik hanya memandang dari satu sisi yaitu “aku”. Kata perubahan yang disertai sudut pandang “aku” akan hidup sementara. Maknanya akan jauh berbeda ketika dibubuhi kata “membaikan”. Intepretasi makna “aku” didalam kata membaikan akan selalu terbawa, karena setelah kita membubuhkan kata membaikan kata “aku” akan berubah menjadi “kami”. Menurut kamus Bahasa Indonesia, kata “kami” adalah termasuk dari kata “aku”, maka berbuatlah suatu perubahan kearah yang baik membaikan.
Sebagian orang beranggapan bahwa suatu perubahan hidup dianggap sesuatu yang sangat berat dilakukan. Padahal jika kita lihat dari konsepnya kata “berubah” itu sebenarnya merujuk kepada “berbeda”. Sesuatu dikatakan berubah dikala penampilan atau sifatnya mengalami perbedaan sepersekian detik dari yang kita lihat atau rasakan. Dari konsep itu maka kita dapat memahami bahwa perubahan yang kearah baik yang membaikan tidak perlu menggunakan suatu konsep yang terlalu tinggi, namun gunakanlah konsep yang paling sederhana.
Salah satu contoh dari konsep diatas yaitu memandang suatu perbedaan sebagai arti dari kesuksesan. Kesuksesan dipandang sebagian orang sebagai kehebatan-kehebatan yang belum bisa diraih oleh orang lain, namun dirinya sekarang mendapatkannya. Kesuksesan berawal dari perbedaan, walaupun kuantitasnya sangat sedikit (bahkan bernilai “limit mendekati tak hingga”). Coba bayangkan, ketika Anda bersama teman-teman Anda mendatangi sebuah warung untuk makan malam. Semua teman-teman Anda (termasuk Anda) memesan makanan dan minuman yang disukai, ketika semua makanan dan minuman sudah habis Anda tentu langsung berdiri dan menuju kasir untuk membayar makanan yang sudah dimakan. Pertanyaannya adalah dari Anda dan teman-teman Anda, adakah yang mengembalikan kursi ketika badan mulai meninggalkan dari tempat makan untuk munuju ke kasir?. Jika ada salah satu dari kalian melakukan itu,berarti orang itu melakukan kesuksesan dalam mempersiapkan orang lain untuk duduk ditempat yang baru ditinggalkan. So, cukuukan berperilaku yang selalu wah…atau megah…didalam memandang suatu kata kesuksesan. 

SCHOOL OF ART

Karya adalah suatu bentuk dari citaan manusia yang bersumber dari kreasi hati dari pembuatnya. Art adalah bentuk dari sebuah karya yang tercipta oleh manusia dalam menyelami sebuah kehidupan di dunia. Sebagian besar orang memandang kata art hanya cocok bagi semua seniman. Dari pengertian yang sempit itu, coba sekarang Anda berfikir ulang tentang kata Art. Kata Art akan berarti lebih luas ketika Anda memandang semua kejadian yang diciptakan oleh Tuhan adalah Art. Bentuk Art yang diciptakan oleh Tuhan selalu melekat pada setiap manusia yang dianggap pantas di dalam mengekspresikannya. Dari pengertian itu, kita akan mulai mencoba memandang bahwa dunia ini hanyalah “School of Art from the God”.
“School of Art” adalah salahsatu tempat belajar paling luas yang pernah ada di dunia yang diciptakan oleh Tuhan. Semua pembelajar boleh memilih mata pelajaran yang dikehendakinya. Tidak ada masalah tentang waktu pelaksanaan dan standar nilai yang dibutuhkan dalam proses belajar mengajar dalam school of art. Tingkat kenaikan kelas telah diatur Tuhan sedemikian hingga, sehingga ujian akan muncul sendirinya ketika Tuhan telah mengganggap kita tidak pantas lagi dalam posisi itu. Perilaku di dalam menghadapi setiap ujian, pembelajar diwajibkan untuk berusaha dan berdoa untuk dikuatkan hatinya didalam menghadapi setiap ujian yang diberikan. Jika pembelajar pintar didalam mensiasati setiap soal yang diberikan, ilmu yang diperoleh oleh pembelajar akan meningkatkan derajat pembelajar satu derajat lebih tinggi dari golongan pembelajar yang lainnya.
School of Art maknanya akan lebih luas ketika kita berfikir dengan jalan yang berbeda dari pembelajar biasa di dalam memikirkan suatu permasalahan. Pembelajar biasa akan menjawab angka 2 (dua) ketika ditanya 1+1. Pembelajar “School of Art” akan menjawab ((25-5)/4)-3=1+1. Itulah kenapa ilmu dari school of art akan dijamin meningkatkan derajat pembelajarnya.