Powered By Blogger

Wednesday, 22 June 2011

“Hidup untuk Mati”

HIDUP itu hanya sekali, Mengapa kita harus menyakiti hati orang lain padahal belum jelas mana yang benar, mana yang salah?, HIDUP itu hanya sekali, Mengapa kita harus marah kepada orang lain ketika orang lain menyakiti kita?, HIDUP itu hanya sekali , Mengapa kita harus saling memukul disaat ada perbedaan diantara kita?, HIDUP itu sekali, Mengapa kita harus tidak saling kenal setelah sempat mencari makna cinta bersama-sama?, HIDUP itu sekali , Mengapa kita harus mengumpat kepada orang lain?, padahal dari orang itu ada berbagai macam pelajaran Tuhan yang dapat kita pelajari. HIDUP itu sekali, Mengapa kita harus putus asa, ketika usaha kita digagalkan oleh Tuhan?, HIDUP itu sekali, Mengapa kita harus mengeluh ketika Tuhan sedang memberikan ujian kepada kita?, HIDUP itu untuk MATI, “Maka benahilah setiap proses dalam menyongsong KEMATIAN, maka niscaya kita akan terSENYUM setiap saat.”

No comments:

Post a Comment