Wanita adalah sesosok makhluk yang tercipta oleh Tuhan dengan keadaan paling lemah tercipta. Terlihat dari tindak-tanduknya yang lemah dan selalu menengahkan segala urusan dikembalikan kepada jernihnya hati. Sebagian besar para ahli pengetahuan, menganggap bahwa penyelesaian masalah yang dihadapi wanita berakar dari solusi hati. Jarang sekali proses penalaran peristiwa disingkrongkan dengan otak. Itulah sebabnya, banyak sekali wanita yang masih bertahan untuk mencintai seorang pria, padahal pria itu sudah pernah selingkuh atau menyakiti hatinya.
Rata-rata manusia mempunyai pola fikir yang sama dengan fakta di atas. Wanita itu sebenanrnya “Bahan Bakar Reaktor Kehidupan” yang paling sempurna didalam pencipta-Nya. Untuk menghasilkan energi yang dapat digunakan untuk membangkitkan energi listrik diperlukan pengontrolan dalam reaksi Fisi pada inti atom. Pengontrolan itu dimaksudkan agar didalam pencapaian panas yang dikehendaki didalam menggerakan turbin tidak terlalu berlebihan. Jika reaksi fisi tidak terkendali maka panasnya akan melelehkan semua bahan dari reaktor (sering dikenal sebagai peristiwa melting down) sehingga bahan radio aktif akan menyebar ke lingkungan reaktor. Bahan Bakar reaktor nuklir yang sangat terkenal adalah uranium-235.
Sepertihal nya uranium-235, wanita juga mempunyai kemampuan yang dahsyat, jika kita mau berfikir berbeda dari kebanyakan manusia. Kehebatan itu sebenarnya muncul dari sifat kelemahan yang diciptakan oleh Tuhan. Banya peristiwa yang sebanrnya penggambaran kedahsyatan seorang wanita, diantaranya, sebuah negara super power dapat hancur hanya gara-gara wanita, pemimpin akan jatuh harkat martabatnya hanya gara-gara wanita, suami hebat gara-gara dibelakangnya ada seorang wanita yang setia, jarang sekali ditemukan janda tua menikah lagi (ada juga beberapa yang nikah lagi) karena kesetiaannya dan masih banyak lagi.
Dari beberapa contoh tadi, pasti kita sudah bisa membandingkan, perbedaan pengontrolan power dari reaktor kehidupan. Wanita dengan pengontrolan yang sesuai jalur Tuhan, akan mambuat semuanya menjadi takjub akan kehebatan Tuhan yang dititipkan sebagian kecil kepada wanita. Wanita dengan pengontrolan yang buruk, akan menjadikan hal-hal yang buruk pula karena adanya sifat “Radiasi” yang sangat bahaya. So, mulailah belajar untuk penjagaan di dalam “Menyikapi Bahan Bakar Reaktor Kehidupan” agar tepat guna, sehingga menciptakan hal-hal yang baik dan membaikan.

yup2 bnr bngd..
ReplyDeletemaju mundurny suatu bangsa, bz dliat dr perempuanny ^^
-yu_cungir-
terimakasih...
ReplyDeletemakanya itu, kemuliaan seorang wanita akan selalu terjaga oleh pemiliknya, baik itu dirinya sendiri mau pun orang yang disekitarnya